Travel article about North Berwick, Scotland. Published by Esquire magazine on June 2014.

Page-1

Original script:

Mungkin kebanyakan orang akan langsung mengerutkan dahi, bertanya-tanya di mana kota ini berada. North Berwick berjarak sekitar 40 kilometer dari Edinburgh, ibu kota Skotlandia. Kota pesisir ini sangat indah pemandangannya. Melihat birunya laut North Berwick saja sudah membuat perasaan tenang seketika. Tidak heran kota ini dinobatkan sebagai salah satu resort pesisir pantai terbaik Skotlandia berkat pantai berpasir keemasannya. Lapangan golf di kota ini juga merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Kutipan dari Jimmy Buffett yang berbunyi “If there is a heaven for me, I am sure it has a beach attached to it.” terdengar begitu pantas saat pertama kali menapakkan kaki di atas pasir North Berwick.

Walaupun kota ini memang lebih mengunggulkan kecantikan pemandangan alamnya, pusat kota North Berwick juga menawarkan hiburan lain yang tak kalah hebat. Diantaranya adalah butik dan galeri seni, ditambah dengan festival multi artform yang dimeriahkan oleh konser musik, hamparan produksi makanan lokal yang lezat, hingga kegiatan arkeologi. Festival ini diadakan selama seminggu di bulan Agustus dengan lokasi-lokasi seru seperti di pelabuhan. “Kamu bisa menikmati lobster segar dan sampanye sambil menilik pemandangan di sini.” Jelas Isabel, salah satu penduduk lokal.

Kota North Berwick juga kaya akan sejarahnya, dan memiliki andil dalam pertahanan Skotlandia pada masa lalu. Salah satu spot sejarah kota ini adalah Tantallon Castle. Kastel ini berdiri di tepi tebing tinggi yang menghadap laut. Dinding batu yang kokoh membuat kastel ini memiliki arsitektur terbaik abad ke-14 di Skotlandia. Dibangun sekitar tahun 1350, kastel ini memiliki lokasi strategis untuk pertahanan karena satu sisi dilindungi parit, sedangkan sisi-sisi lainnya terlindungi oleh tebing curam di tepi laut. Saat masuk ke Tantallon Castle, suasana abad ke-14 langsung terasa sembari menyusuri tangga yang mengarah ke bagian teratasnya. Di atapnya, kita bisa melihat pemandangan hingga kejauhan puluhan kilometer. Setiap sudut menawarkan pemandangan berbeda. Di sisi depan menawarkan pemandangan laut, sedangkan sisi belakang adalah padang rumput dengan kombinasi warna hijau dan kuning.

Di kejauhan, terlihat bukit berbentuk kerucut setinggi 187 meter yang dikenal dengan nama Berwick Law. Bukit ini terbentuk dari lava gunung berapi yang mengeras. Selama zaman es, Berwick Law terbentuk oleh gerakan es. Hal yang membuat bukit ini unik adalah letaknya yang menongol sendiri di antara padang rumput yang rata, bentuknya pun unik karena satu sisi lebih curam dan terjal, sedangkan sisi lainnya lebih landai dan memanjang.

Belum puas juga dengan pemandangannya, kita bisa ke salah satu sudut taman kastel yang menyediakan teropong koin. Dengan uang 20 pence atau 3.700 rupiah, kita bisa mengintip pemandangan di kejauhan. Bahkan bangunan-bangunan di seberang kota yang terpisah oleh laut dapat terlihat.

Tak jauh dari Tantallon Castle, terdapat pulau mungil yang terbuat dari batuan vulkanik bernama Bass Rock. Isabel mungkin telah menjelaskan tentang Bass Rock saat kami masih dalam perjalanan menuju Tantallon Castle, sesuatu tentang warna putih yang menutupi bagian atas pulau tersebut. Maklum saja, aksen Skotlandia kadang sulit dipahami. Namun, semua jelas terpahami saat saya melihat secara langsung. Hal yang membuat Bass Rock sangat menarik dan unik adalah penghuninya, bukan manusia tetapi ratusan ribu burung Atlantic Gannet. Burung-burung ini datang dari Afrika untuk bersarang di sini. Saking banyaknya burung berwarna putih hitam dengan kepala keemasan ini, dari kejauhan bagian atas pulau yang berwarna abu-abu gelap menjadi seperti tertutup salju. Selain burung Gannet, burung-burung laut seperti Guillemot dan Kittiwake, juga anjing laut bisa dijumpai di sini. Kita bisa menyaksikan hewan-hewan ini melalui kamera di Scottish Seabird Centre, atau mengobservasi lebih dekat dengan boat trip.

Meski sudah tidak ada penghuni manusia, pulau ini memiliki beberapa bangunan, baik yang masih utuh maupun yang sudah berupa reruntuhan. Diantaranya adalah mercusuar dan kastel yang kemudian digunakan sebagai penjara. Seorang naturalis mengatakan bahwa Bass Rock adalah salah satu dari 12 wildlife wonders of the world karena banyaknya jumlah hewan liar, terutama burung laut, yang hinggap dan hidup di sini.

Robert Louis Stevenson yang pernah tinggal di North Berwick dikatakan terinspirasi menulis buku legendarisnya yang berjudul Treasure Island di tempat ini. Jadi, berkunjung ke North Berwick dijamin tidak akan mengecewakan. Baik sebagai pelarian dari ingar-bingar kota besar maupun untuk mencari inspirasi, di sinilah tempatnya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s