Kota-kota besar di Jepang penuh dengan jalanan dan persimpangan, dan baik sepi maupun ramai, masyarakatnya tetap bergerak secara tertib dan teratur.

Sekarang bayangkan kamu sedang berada di Shibuya Crossing, dengan sekitar 10 jalur kendaraan, 5 penyeberangan utama, dan ribuan orang yang secara konstan bergerak dari arah-arah berbeda, mencoba untuk menyeberang ke arah-arah berbeda lainnya saat jam sibuk. Lebih seru lagi kalau kamu menyeberang sambil berusaha selfie berlima (maaf ya jadi ganggu orang-orang nyebrang).

tokyo-shibuya
Source: Shutterstock

Selama sekian detik itu, persimpangan penuh dengan lautan manusia. Tapi anehnya, kami tidak bersenggolan dengan siapa pun. Masing-masing bergerak dengan luwesnya untuk menghindari sentuhan dengan orang lain – kecuali bersenggolan dengan sesama turis. Itulah hebatnya orang Jepang, bergerak cepat dengan halusnya, tidak sengaja menyentuh tipis bahu sama bahu sedikit saja sudah mengucap “Sumimasen.”

20160414-DSCF291s-01

Kalau saya punya waktu kosong selama satu hari di Jepang, saya mungkin akan memilih untuk duduk di lantai atas sebuah kedai kopi di pinggir persimpangan ramai dan menyaksikan orang-orang berlalu-lalang menjalani harinya masing-masing. Ada karyawan yang hendak berangkat ke kantor, nenek-nenek yang mengajak jalan anjing-anjingnya, ibu dan anak yang bercanda bersama, hingga laki-laki muda yang sedang mengendarai sepedanya.

Semua bertemu di satu persimpangan jalan.

20160414a-DSCF2913-01

20160414-DSCF29ss-01

Japan A–Z
Asakusa
Bicycle
Cherry Blossom
DisneySea
Electronic Toilets
Food
Gashapon
Hitachi Seaside Park
Inexpensive Stores
Japan Railway Pass
KitKat
LINE FRIENDS Store
Mount Fuji
Neon Lights
Onigiri
Pablo Mini Cheese Tart
Fuji-Q Highland
Rumbling Markets
Shinkansen
Temples & Gardens
Universal Studios Japan (USJ)
Vending Machines
Wacky Stuff
X Factor
Zebra Cross