Mesin penjual otomatis untuk minuman? Wajar.
Mesin penjual otomatis untuk es krim? Mau!
Mesin penjual otomatis untuk payung? Siapa tahu butuh.
Mesin penjual otomatis untuk pisang? Ya, boleh.
Mesin penjual otomatis untuk telur? Bunga? Ramen dalam kaleng? Baterai? Kamera sekali pakai? Kaos kaki? Pakaian dalam? Hmm…

Jepang tak pernah kehabisan ide untuk menciptakan mesin penjual otomatis untuk berbagai kebutuhan. Dengan lebih dari 5 juta mesin penjual otomatis, diperkirakan ada 1 mesin untuk setiap 23 orang di Jepang. Makanya kamu bisa menemukan mesin penjual otomatis yang tersebar hampir di mana saja, termasuk di sudut-sudut jalan yang sepi.

Mengapa bisa ada banyak mesin penjual otomatis di Jepang? Kemungkinan karena perusahaan-perusahaan lebih memilih memakai mesin penjual otomatis yang tak membutuhkan ruangan besar dan tenaga kerja, di negara yang relatif aman dengan masyarakat yang sibuk, senang dengan teknologi otomatis, dan sering butuh sesuatu yang praktis dan cepat. Dan kalau malas bayar menggunakan uang tunai, kita bisa menggunakan IC card.

Dengan lebih dari 5 juta mesin penjual otomatis, diperkirakan ada 1 mesin untuk setiap 23 orang di Jepang.

Salah satu hal menarik yang membuat saya agak norak adalah mesin ini bisa menyajikan makanan dan minuman dalam keadaan hangat. Pengalaman ini pertama kali saya ketahui tahun 2015 saat berada di Sumida Park dengan teman-teman, saat seorang bapak-bapak mencoba mengajak ngobrol kami yang sama sekali tak mengerti apa yang ia katakan.

Setelah ia berusaha bertanya segala hal dalam bahasa Jepang dan kami cuma bisa menjawab “Kami tidak mengerti.” dan “Kami dari Indonesia.” menggunakan Google Translate, ia cuma tersenyum sambil menggangguk-angguk dan berkata, “Kohi? Kohi?” Lagi-lagi kita hanya bisa bengong sambil senyum-senyum, lalu bapak-bapak itu pun pergi. Tak lama kemudian, saat kami sedang duduk-duduk di bawah pohon sakura, ia datang dan memberi kami beberapa kaleng kopi hangat. Kami sungguh terharu dan mengucapkan “Arigatou gozaimasu!”.

Lalu, bukannya melanjutkan menikmati pemandangan sambil meminum kopi hangat kami, saya dan teman-teman malah berdebat. Dari mana si bapak membeli kopi hangat ini? Karena sejauh mata memandang, tak ada mini market sama sekali. Saking penasarannya, kami susuri sepanjang jalan itu dan akhirnya menemukan mesin penjual otomatis yang menjual berbagai minuman kaleng. Ternyata, kalau ada tanda merah di atasnya, artinya minuman itu hangat.

20160414-DSCF2912-01

Jadi, kalau nanti kamu menemukan mesin penjual otomatis untuk mi kuah hangat lengkap dengan mangkuknya, jangan kaget ya.

Japan A–Z
Asakusa
Bicycle
Cherry Blossom
DisneySea
Electronic Toilets
Food
Gashapon
Hitachi Seaside Park
Inexpensive Stores
Japan Railway Pass
KitKat
LINE FRIENDS Store
Mount Fuji
Neon Lights
Onigiri
Pablo Mini Cheese Tart
Fuji-Q Highland
Rumbling Markets
Shinkansen
Temples & Gardens
Universal Studios Japan (USJ)
Vending Machines
Wacky Stuff
X Factor
Zebra Cross