Saat musim semi tiba, bunga cherry blossom yang disebut oleh orang Jepang sebagai sakura mulai bermekaran. Deretan pepohonan sakura ini menyelimuti Jepang dengan warna yang lembut dan cantik. Bagi turis, melihat sakura pada puncak kemekarannya bisa dibilang membutuhkan keberuntungan, karena momentumnya hanya berlangsung selama sekitar seminggu.

20160411-DSCF2468

Bunga sakura sudah menjadi bagian dari sejarah dan tradisi Jepang. Makanya, kamu bisa melihat sakura hampir di mana saja. Di taman, di pinggir sungai, hingga di halaman sekolah. Bahkan, es krim pun menggunakan rasa sakura. Ada yang ditumbuk, diekstrak, atau benar-benar dicampur dengan helaian bunga sakura.

Waktu mekarnya bunga sakura tidak bisa diprediksi dari jauh hari karena bergantung oleh iklim, dan faktor alam seperti hujan dan angin. Waktu mekar sakura di daerah yang satu juga berbeda dengan daerah yang lain. Misalnya, sakura akan mekar lebih awal di Okinawa yang berudara lebih hangat, sedangkan di daerah Gunung Fuji yang lebih dingin akan mekar belakangan.

20160416-DSCF3242

Begitu sakura mulai bermekaran di sekitar bulan April, masyarakat Jepang akan berkumpul dan piknik bersama di taman sambil menikmati pemandangan sekitar. Perayaan di bawah pepohonan sakura ini biasa disebut hanami dan sudah menjadi tradisi permulaan musim semi selama ratusan tahun.

Kalau kita perhatikan, pohon sakura yang satu dengan yang lain mungkin tampak serupa. Tapi ternyata, pohon sakura itu terdiri dari berbagai jenis. Totalnya mencapai ratusan variasi. Warna bunganya pun tidak hanya merah muda, ada juga yang berwarna putih atau kuning.

20160408-DSCF2083

_

20160410-DSCF2272

Advertisements